{"id":15370,"date":"2026-01-03T21:30:41","date_gmt":"2026-01-03T13:30:41","guid":{"rendered":"http:\/\/www.erun-tech.com\/?post_type=dt_portfolio&#038;p=15370"},"modified":"2026-01-06T11:00:42","modified_gmt":"2026-01-06T03:00:42","slug":"tongbubiaofashoudongzhuntongbubingche-fuzaizhuanyijifenpeishoudongjieliecaozuo","status":"publish","type":"dt_portfolio","link":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/project\/tongbubiaofashoudongzhuntongbubingche-fuzaizhuanyijifenpeishoudongjieliecaozuo","title":{"rendered":"Metode tabel sinkronisasi untuk pengkopelan quasi-sinkron manual, transfer dan distribusi beban, serta operasi pemisahan manual."},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><b>Metode tabel tersinkronisasi dari paralelisme semu tersinkronisasi manual,<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>Transfer dan distribusi beban, operasi penghapusan daftar secara manual<\/b><\/strong><\/p>\n<p><strong><b>I. Paralelisme generator sinkron<\/b><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>1. Pemeriksaan status jaringan sebelum penyambungan (dengan asumsi generator No. 1 berjalan di jaringan saat ini, dan generator No. 2 dan 3 dalam keadaan siaga)<\/p>\n<p>(1) Mode pengoperasian pembangkit listrik dalam keadaan normal, yakni sakelar pemilih mode diputar ke posisi \u201cMANU\u201d, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-1.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15372\" title=\"4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1.png\" alt=\"4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1\" width=\"843\" height=\"292\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1.png 843w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1-300x104.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1-768x266.png 768w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1-18x6.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/4eec267b5b68d20f8b6de0ede8770822-1-600x208.png 600w\" sizes=\"(max-width: 843px) 100vw, 843px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><b>Gambar 2-1<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>Pemilihan Mode Kerja<\/b><\/strong><\/p>\n<p>(2) Pastikan tegangan dan frekuensi generator No. 1 normal, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-2. Jika frekuensi dan tegangan menyimpang, lakukan penyesuaian.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15373\" title=\"c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb.png\" alt=\"c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb\" width=\"762\" height=\"206\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb.png 762w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb-300x81.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb-18x5.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c15d0327f38ffba62d397fc91903d6cb-600x162.png 600w\" sizes=\"(max-width: 762px) 100vw, 762px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><b>Gambar 2-2<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>Instrumentasi Listrik<\/b><\/strong><\/p>\n<p>(3) Amati daya generator yang berjalan di jaringan, jika lebih besar dari 80% dari daya mandiri, unit siaga harus dihidupkan.<\/p>\n<p><strong><b>2.<\/b><\/strong><strong><b>Memulai unit siaga<\/b><\/strong><\/p>\n<p>(1) Gabungkan status penggunaan dan elektromekanis generator No. 2 dan No. 3 dan pilih salah satu sebagai unit siaga (dengan asumsi generator No. 2 dipilih dalam kasus ini).<\/p>\n<p>(2) Periksa apakah generator No. 2 memiliki kondisi start berikut ini: air pendingin, oli pelumas, bahan bakar, dan suplai udara start. Pastikan sakelar pemilih LOKAL\/JARAK JARAK pada panel kontrol sisi mesin berada pada posisi JARAK. Pastikan lampu \u201cSIAP MULAI\u201d unit pada papan kontrol utama tetap menyala.<\/p>\n<p>(3) Ketika paralelisme manual diperlukan, tekan tombol \u201cENGINE START\u201d generator No. 2, seperti yang ditunjukkan pada Gbr. 2-3, nyalakan unit siaga, dan tunggu hingga unit berakselerasi ke kecepatan yang mendekati kecepatan pengenal dan berjalan dengan stabil selama beberapa menit. Amati apakah tegangan dan frekuensi generator yang akan digabungkan normal. Tegangan tidak perlu disesuaikan karena adanya pengatur tegangan otomatis (AVR). Kecepatan generator yang akan dihubungkan dapat diatur secara manual agar frekuensinya sama dengan frekuensi jaringan atau sedikit lebih tinggi.<\/p>\n<div id=\"attachment_15374\" style=\"width: 596px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15374\" class=\"wp-image-15374 size-full\" title=\"c3ee398f70672cbff1413361fdd08d56\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c3ee398f70672cbff1413361fdd08d56.png\" alt=\"Gambar 2-3 Kontrol start\/stop generator\" width=\"586\" height=\"510\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c3ee398f70672cbff1413361fdd08d56.png 586w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c3ee398f70672cbff1413361fdd08d56-300x261.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/c3ee398f70672cbff1413361fdd08d56-14x12.png 14w\" sizes=\"(max-width: 586px) 100vw, 586px\" \/><p id=\"caption-attachment-15374\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2-3 Kontrol start\/stop generator<\/p><\/div>\n<p><strong><b>3.<\/b><\/strong><strong><b>\u5e76<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>\u8f66<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>(<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>\u4f7f<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>\u7528<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>\u540c<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>\u6b65<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>\u8868<\/b><\/strong>\u00a0<strong><b>)<\/b><\/strong><\/p>\n<p>(1) Nyalakan tabel sinkronisasi untuk memilih generator yang akan digabungkan, seperti yang ditunjukkan pada Gbr. 2-4, tabel sinkronisasi mendeteksi ukuran, arah, dan perbedaan fasa dari perbedaan frekuensi antara grid dan generator yang akan digabungkan. Arah putaran penunjuk tabel sinkronisasi tergantung pada arah perbedaan frekuensi, searah jarum jam berarti frekuensi generator yang akan disambungkan lebih tinggi daripada frekuensi grid. Kecepatan putaran penunjuk meteran sinkronisasi menunjukkan ukuran perbedaan frekuensi, dan periode rotasi berbanding terbalik dengan perbedaan frekuensi, misalnya ketika perbedaan frekuensi yang diperlukan sama dengan 0,25 Hz, periode rotasi harus 4 detik. Perbedaan fase terus berubah, dan posisi penunjuk meter sinkronisasi menunjukkan perbedaan fase sesaat, misalnya arah jam 11 menunjukkan perbedaan fase 30\u00b0, sedangkan arah jam 6 menunjukkan fase sebaliknya (perbedaan fase 180\u00b0).<\/p>\n<div id=\"attachment_15375\" style=\"width: 960px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15375\" class=\"wp-image-15375 size-full\" title=\"18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058.png\" alt=\"Gambar 2-4 Pemilihan Tabel Sinkronisasi\" width=\"950\" height=\"360\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058.png 950w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058-300x114.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058-768x291.png 768w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058-18x7.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/18fb2b3c8f33d62a81126ab1e0e9e058-600x227.png 600w\" sizes=\"(max-width: 950px) 100vw, 950px\" \/><p id=\"caption-attachment-15375\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2-4 Pemilihan Tabel Sinkronisasi<\/p><\/div>\n<p>(2) Paralel yang sebenarnya mengharuskan generator dihubungkan pada frekuensi yang sedikit lebih tinggi yaitu 0,2~0,33 Hz, sehingga penunjuk meteran sinkronisasi harus disesuaikan ke rotasi 3~5 detik searah jarum jam. Dalam kasus rotasi berlawanan arah jarum jam (frekuensi generator yang akan digabungkan kurang dari frekuensi jaringan), generator yang akan digabungkan adalah<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penilaian Praktikum Operator Listrik dan Elektronik I<\/p>\n<p>Operasi dan pemeliharaan pembangkit listrik kelautan, manajemen dan teknologi kelistrikan dan elektronik kelautan<\/p>\n<p>Setelah memasuki jaringan, daya balik akan terjadi dan menyebabkan kegagalan penggabungan. Jika perbedaan frekuensi terlalu besar (periode rotasi penunjuk kurang dari 2 detik, dan perbedaan frekuensi lebih dari 0,5 Hz), energi kinetik sisa unit dengan kecepatan putar tinggi sangat besar, dan torsi yang dihasilkan oleh kedua mesin tidak cukup untuk menariknya ke langkah yang sama, dan akibatnya, keluar dari langkah menghasilkan goncangan besar dan menyebabkan tersandung dan mati listrik.<\/p>\n<p>(3) Paralel aktual mengharuskan perbedaan fase berada dalam jarak 15\u00b0, dan titik fase yang sama berada pada arah jam 12. Ada waktu tunda tertentu dari menekan tombol penutup hingga menutup sakelar utama, sehingga sakelar harus ditutup sedikit lebih awal, sehingga momen penutupan umumnya diatur pada pukul 11. Persyaratan perbedaan fase lebih tinggi untuk kendaraan paralel, dan perbedaan fase yang besar akan menyebabkan arus lonjakan yang berlebihan, yang tidak hanya akan menyebabkan generator yang akan digabungkan gagal menutup gerbang, tetapi juga menyebabkan unit catu daya tersandung, yang mengakibatkan hilangnya daya seluruh kapal. Dilarang keras menutup gerbang sekitar 180\u00b0.<\/p>\n<p>(4) Setelah penutupan berhasil, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-5, meteran sinkron harus diputuskan tepat waktu. Karena tabel sinkron untuk sistem kerja waktu singkat, waktu kerja tidak dapat melebihi 15 menit.<\/p>\n<p>(5) Beban harus ditransfer tepat waktu setelah penggabungan berhasil.<\/p>\n<div id=\"attachment_15376\" style=\"width: 576px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15376\" class=\"wp-image-15376 size-full\" title=\"bbfcfc5278c057a2096afb677ab4b3b1\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/bbfcfc5278c057a2096afb677ab4b3b1.png\" alt=\"Gambar 2-5 Pengoperasian generator secara paralel\" width=\"566\" height=\"508\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/bbfcfc5278c057a2096afb677ab4b3b1.png 566w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/bbfcfc5278c057a2096afb677ab4b3b1-300x269.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/bbfcfc5278c057a2096afb677ab4b3b1-13x12.png 13w\" sizes=\"(max-width: 566px) 100vw, 566px\" \/><p id=\"caption-attachment-15376\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2-5 Pengoperasian generator secara paralel<\/p><\/div>\n<p><strong><b>II. Pemindahan beban dan distribusi unit paralel<\/b><\/strong><\/p>\n<p>(1) baru saja digabung dengan mobil, beban pengaturan frekuensi, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-6. Dari tabel daya dapat dilihat, hanya akses ke penunjuk meteran daya generator yang mendekati nol, belum dengan beban, dengan mengatur kenop kontrol kecepatan dari dua generator, sehingga baru saja digabungkan ke dalam akselerasi generator, generator asli pada perlambatan jaringan, dalam kondisi mempertahankan konvergensi frekuensi untuk nilai pengenal dari kondisi tersebut, sehingga kedua unit seimbang untuk menanggung beban.<\/p>\n<div id=\"attachment_15377\" style=\"width: 1074px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15377\" class=\"wp-image-15377 size-full\" title=\"950b70c75dcbf34bdc802277841f6221\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221.png\" alt=\"Gambar 2-6 Penyesuaian Kecepatan\" width=\"1064\" height=\"364\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221.png 1064w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221-300x103.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221-1024x350.png 1024w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221-768x263.png 768w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221-18x6.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/950b70c75dcbf34bdc802277841f6221-600x205.png 600w\" sizes=\"(max-width: 1064px) 100vw, 1064px\" \/><p id=\"caption-attachment-15377\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2-6 Penyesuaian Kecepatan<\/p><\/div>\n<p><strong><b>III. Pengetahuan yang relevan<\/b><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>1. Persyaratan apa saja yang harus saya penuhi untuk menggabungkan kendaraan?<\/p>\n<p>(1) Nilai rms dari tegangan generator yang akan dihubungkan, U\u2082, sama dengan nilai rms dari tegangan generator yang sedang beroperasi, yaitu U\u2082 = U\u2081.<\/p>\n<p>(2) Frekuensi f\u2082 dari generator yang akan disambungkan sama dengan frekuensi f dari generator yang beroperasi, yaitu f\u2082 = f\u2081.<\/p>\n<p>(3) Fase \u03b4\u2082 dari tegangan generator yang akan disambungkan bertepatan dengan fase \u03b4\u2081 dari tegangan generator yang beroperasi, yaitu \u03b4\u2082 = 81.<\/p>\n<p>(4) Urutan fase tegangan generator yang akan disambungkan sama dengan tegangan generator yang beroperasi (urutan fase tegangan generator yang sebenarnya telah ditentukan selama instalasi dan komisioning, sehingga tidak perlu menilai saat ini).<\/p>\n<p>Jika ada perbedaan besar antara parameter, arus lonjakan yang besar akan dihasilkan. Jika arus masuk terlalu besar, maka akan mengakibatkan kegagalan penggabungan, dan dalam kasus yang serius, akan menyebabkan pemadaman listrik seluruh kapal, atau bahkan menyebabkan kerusakan genset.<\/p>\n<p><strong><b>2. Apa yang dimaksud dengan sinkronisasi pull-in?<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Ketika genset terhubung, kegagalan salah satu kondisi koneksi pada saat penutupan akan menghasilkan arus lonjakan di antara genset.<\/p>\n<p>(1) Komponen reaktif dari arus lonjakan bertindak sebagai penyeimbang tegangan.<\/p>\n<p>(2) Komponen aktif dari arus masuk bertindak sebagai seluruh langkah. Seluruh daya langkah yang sesuai dengan torsi langkah keseluruhan, untuk generator di depan torsi pemblokiran, sehingga kecepatannya turun; untuk generator yang tertinggal adalah torsi penggerak, sehingga kecepatannya naik, dan pada akhirnya menarik kedua mesin ke dalam operasi sinkron fase yang sama. Proses ini disebut sinkronisasi pull-in.<\/p>\n<p><strong><b>3.<\/b><\/strong><strong><b>Bagaimana cara menggunakan metode cahaya untuk menggabungkan?<\/b><\/strong><\/p>\n<p>(1) Metode terang dan gelap<\/p>\n<p>Prinsip metode terang dan gelap yang ditunjukkan pada Gambar 2-7, dengan asumsi bahwa amplitudo tegangan generator sama (lebih mudah dicapai dalam praktiknya), ketika tegangan generator dan tegangan jaringan konsisten dengan fase, perbedaan tegangan secara teoritis adalah 0, lampu mati; ketika dua tegangan adalah fase anti-fase, maka perbedaan tegangan adalah yang terbesar, lampu paling terang. Apabila perbedaan fase bervariasi dari 0 hingga 180\u00b0, kecerahan lampu berubah menurut kedipan gelap, terang dan gelap. Kecepatan berkedip menunjukkan ukuran perbedaan frekuensi, dan pemadaman menunjukkan bahwa sudut fasa bertepatan (yaitu, fasa sama), dan gerbang dapat ditutup saat ini.<\/p>\n<div id=\"attachment_15378\" style=\"width: 1184px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15378\" class=\"wp-image-15378 size-full\" title=\"1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564.png\" alt=\"Gambar 2-7 Prinsip metode terang dan gelap\" width=\"1174\" height=\"596\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564.png 1174w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564-300x152.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564-1024x520.png 1024w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564-768x390.png 768w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564-18x9.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/1f2ccc8f85c504101d4fe45c4843b564-600x305.png 600w\" sizes=\"(max-width: 1174px) 100vw, 1174px\" \/><p id=\"caption-attachment-15378\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2-7 Prinsip metode terang dan gelap<\/p><\/div>\n<p>Kekurangan metode terang dan gelap: Kecepatan kilatan terang dan gelap hanya dapat mengindikasikan ukuran perbedaan frekuensi, dan tidak dapat mengindikasikan positif atau negatifnya perbedaan frekuensi. Selain itu, bohlam benar-benar padam apabila perbedaan voltase kurang dari 0. Oleh karena itu, diperlukan beberapa prediksi momen penutupan.<\/p>\n<p>(2) Metode rotasi cahaya<\/p>\n<p>Prinsip metode rotasi lampu ditunjukkan pada Gambar 2-8, tiga lampu padam secara bergantian, menghasilkan penglihatan yang berputar. Dengan demikian, operator menentukan frekuensi sisi paralel relatif terhadap sisi kisi-kisi tinggi dan rendah, dan dengan demikian memutuskan apakah generator beroperasi pada kecepatan rendah atau kecepatan tinggi. Lampu tengah mati, menunjukkan bahwa fasa yang sama (yaitu, kebetulan sudut fasa) dapat ditutup ke dalam generator.<\/p>\n<div id=\"attachment_15379\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15379\" class=\"wp-image-15379 size-full\" title=\"9d14f15ba9b702db46520065eec86d02\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/9d14f15ba9b702db46520065eec86d02.png\" alt=\"Gambar 2-8 Prinsip metode rotasi cahaya\" width=\"790\" height=\"458\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/9d14f15ba9b702db46520065eec86d02.png 790w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/9d14f15ba9b702db46520065eec86d02-300x174.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/9d14f15ba9b702db46520065eec86d02-768x445.png 768w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/9d14f15ba9b702db46520065eec86d02-18x10.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/9d14f15ba9b702db46520065eec86d02-600x348.png 600w\" sizes=\"(max-width: 790px) 100vw, 790px\" \/><p id=\"caption-attachment-15379\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2-8 Prinsip metode rotasi cahaya<\/p><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metode Tabel Sinkron untuk Pengkopelan Semi-Sinkron Manual, Transfer dan Distribusi Beban, serta Operasi Pemisahan Manual I. Pengkopelan Generator Sinkron 1. Pemeriksaan Status Jaringan Sebelum Pengkopelan\u2026<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":15380,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","dt_portfolio_category":[891],"dt_portfolio_tags":[],"class_list":["post-15370","dt_portfolio","type-dt_portfolio","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","dt_portfolio_category-dianzidianqiyuanshicaopinggukecheng","dt_portfolio_category-891","description-off"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio\/15370","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/dt_portfolio"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15370"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio\/15370\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15500,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio\/15370\/revisions\/15500"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15380"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15370"}],"wp:term":[{"taxonomy":"dt_portfolio_category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio_category?post=15370"},{"taxonomy":"dt_portfolio_tags","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio_tags?post=15370"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}