{"id":15597,"date":"2026-01-06T15:55:44","date_gmt":"2026-01-06T07:55:44","guid":{"rendered":"http:\/\/www.erun-tech.com\/?post_type=dt_portfolio&#038;p=15597"},"modified":"2026-01-06T15:55:44","modified_gmt":"2026-01-06T07:55:44","slug":"chuanyongxudianchiderichangguanlijicaozuo","status":"publish","type":"dt_portfolio","link":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/project\/chuanyongxudianchiderichangguanlijicaozuo","title":{"rendered":"Manajemen harian dan pengoperasian baterai laut"},"content":{"rendered":"<div style=\"font-family: 'Segoe UI', Arial, sans-serif; line-height: 1.8; color: #333; max-width: 1100px; margin: 0 auto; background: #fff; padding: 20px;\">\n<div style=\"text-align: center; border-bottom: 5px solid #1f365c; padding-bottom: 30px; margin-bottom: 40px;\">\n<h1 style=\"color: #1f365c; font-size: 30px; margin-bottom: 10px; font-weight: bold;\">Manajemen harian dan pengoperasian baterai laut<\/h1>\n<div style=\"display: inline-block; background: #e74c3c; color: #fff; padding: 6px 20px; border-radius: 4px; font-size: 14px; font-weight: bold; letter-spacing: 1px;\">\u26a0\ufe0f Utamakan keselamatan: peralatan pelindung harus dipakai saat memasuki ruang baterai<\/div>\n<\/div>\n<section style=\"margin-bottom: 50px;\">\n<h2 style=\"background: #1f365c; color: #fff; padding: 12px 25px; border-left: 10px solid #ef9308; border-radius: 4px; font-size: 20px;\">I. Identifikasi kondisi baterai dan penggunaan alat terkait<\/h2>\n<div style=\"margin-top: 20px; padding: 0 15px;\">\n<p style=\"background: #fff5f5; border: 1px solid #feb2b2; padding: 15px; border-radius: 6px; color: #c53030;\"><strong>Persyaratan perlindungan:<\/strong>Beri ventilasi pada ruang baterai sebelum melakukan perawatan pada baterai, kenakan alat pelindung diri, kacamata, dan sarung tangan karet sesuai kebutuhan.<\/p>\n<h3 style=\"color: #1f365c; border-bottom: 2px solid #eee; padding-bottom: 8px; margin-top: 25px;\">1. Pengukuran tegangan baterai dan kepadatan relatif elektrolit<\/h3>\n<p>Ketika mengukur tegangan baterai dan kepadatan relatif elektrolit, baterai harus dalam keadaan stabil. Setelah mengisi daya, mengosongkan, atau mengisi dengan air suling, baterai harus dibiarkan selama setengah jam sebelum pengukuran.<\/p>\n<p><strong>(1) Pengukuran multimeter:<\/strong>Ukur tegangan masing-masing sel baterai dengan multimeter tegangan DC 10 V DC stop. Periksa terminal positif dan negatif setiap sel, kemudian sambungkan pena merah ke terminal positif dan pena hitam ke terminal negatif, dan ukur tegangan setiap sel satu per satu.<\/p>\n<p><strong>(2) Pengukuran densitometer:<\/strong>Densitometer digunakan untuk mengukur kepadatan relatif elektrolit baterai seperti yang ditunjukkan pada Gambar 9-1.<\/p>\n<div style=\"background: #f8f9fa; padding: 20px; border-radius: 8px; margin: 15px 0; border: 1px solid #ddd;\">Bersihkan permukaan baterai terlebih dahulu, kemudian buka masing-masing sumbat baterai, masukkan pengukur massa jenis, tarik elektrolit secukupnya untuk mengapungkan pelampung dalam pengukur massa jenis. Tempatkan densitometer secara vertikal dan lihatlah skala pada pelampung secara horizontal pada bagian cekung permukaan cairan, yang merupakan nilai massa jenis relatif. Densitas relatif elektrolit bergantung pada suhu, jadi suhu elektrolit juga harus diukur.<\/p>\n<div style=\"text-align: center; margin-top: 15px;\">\n<div id=\"attachment_15599\" style=\"width: 416px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15599\" class=\"wp-image-15599\" title=\"7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1.png\" alt=\"Gambar 9-1 Mengukur massa jenis relatif elektrolit\" width=\"406\" height=\"185\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1.png 808w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1-300x137.png 300w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1-768x350.png 768w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1-18x8.png 18w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/7f95f704e2df3cddfae2d09f59f36f65-1-600x273.png 600w\" sizes=\"(max-width: 406px) 100vw, 406px\" \/><p id=\"caption-attachment-15599\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 9-1 Mengukur massa jenis relatif elektrolit<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p><strong>(3) Kriteria untuk penentuan status:<\/strong><\/p>\n<div style=\"display: grid; grid-template-columns: repeat(auto-fit, minmax(400px, 1fr)); gap: 20px;\">\n<div style=\"border: 1px solid #1f365c; padding: 20px; border-radius: 8px;\"><strong style=\"color: #1f365c; font-size: 16px;\">\u2460 Kriteria untuk baterai yang terisi penuh<\/strong><\/p>\n<ul style=\"margin-top: 10px; padding-left: 20px;\">\n<li>A. Densitas relatif elektrolit meningkat ke 1,275-1,310.<\/li>\n<li>B. Variasi tegangan sel individual:\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li>a. Tegangan naik hingga 2,1V saat pertama kali diisi daya.<\/li>\n<li>b. Secara perlahan-lahan naikkan voltase ke 2,3V.<\/li>\n<li>c. Isi daya selama beberapa jam hingga sekitar 2,6V dan simpan di sana.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<div style=\"border: 1px solid #e74c3c; padding: 20px; border-radius: 8px;\"><strong style=\"color: #e74c3c; font-size: 16px;\">\u2461 Kriteria untuk mengosongkan baterai<\/strong><\/p>\n<ul style=\"margin-top: 10px; padding-left: 20px;\">\n<li>A. Densitas relatif elektrolit menurun hingga 1,13-1,18.<\/li>\n<li>B. Variasi tegangan sel individual:\n<ul style=\"list-style-type: circle;\">\n<li>a. Tegangan turun hingga 2,00 ~ 1,95V saat baru saja habis.<\/li>\n<li>b. Tegangan perlahan-lahan menurun hingga 1,9V.<\/li>\n<li>c. Dengan cepat turun ke 1,8 ~ 1,7V, menunjukkan bahwa baterai sudah habis.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n<h3 style=\"color: #1f365c; border-bottom: 2px solid #eee; padding-bottom: 8px; margin-top: 35px;\">2. Persiapan dan penyesuaian elektrolit baterai asam (1.35-1.40)<\/h3>\n<div style=\"background: #fffef0; border: 1px solid #f39c12; padding: 20px; border-radius: 8px;\">\n<p><strong>(1) Persiapan:<\/strong>Kacamata pelindung, sarung tangan karet, batang kaca, gelas kimia dan densitometer, multimeter, dll.<\/p>\n<p><strong>(2) Bahan baku:<\/strong>Asam sulfat pekat dengan kerapatan relatif 1,835 hingga 1,840 harus digunakan.<\/p>\n<p style=\"color: #d35400; font-weight: bold;\">(3) Protokol inti: Asam sulfat pekat harus dituangkan secara perlahan ke dalam air suling dan diaduk secara konstan dengan batang kaca; air suling tidak boleh dituangkan ke dalam asam sulfat pekat untuk menghindari percikan dan cedera karena suhu tinggi larutan di tingkat lokal.<\/p>\n<p><strong>(4) Hasil:<\/strong>Ukur densitas elektrolit dengan densitometer untuk mengetahui, apakah mencapai 1,35~1,40 g\/cm\u00b3.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section style=\"margin-bottom: 50px;\">\n<h2 style=\"background: #1f365c; color: #fff; padding: 12px 25px; border-left: 10px solid #ef9308; border-radius: 4px; font-size: 20px;\">II. Pengoperasian pengisian dan pengosongan baterai<\/h2>\n<div style=\"margin-top: 20px; padding: 0 15px;\">\n<p><strong>(1) Metode pengisian daya terutama:<\/strong><\/p>\n<p>\u2460 Metode pengisian tegangan konstan; \u2461 Metode pengisian arus konstan; \u2462 Metode arus konstan tersegmentasi; \u2463 Metode pengisian daya mengambang (baterai terhubung langsung secara paralel dengan jaringan DC).<\/p>\n<h3 style=\"color: #1f365c; border-bottom: 2px solid #eee; padding-bottom: 8px; margin-top: 25px;\">(2) Pengisian dan pengisian daya baterai asam timbal secara berlebihan dengan metode arus konstan tersegmentasi<\/h3>\n<div style=\"background: #f0f4f8; padding: 25px; border-radius: 12px; border-left: 5px solid #1f365c;\">\u2460 Periksa level cairan baterai sel tunggal sebelum mengisi daya, harus lebih tinggi 1 cm dari pelat standar, dan isi ulang air suling jika perlu.<br \/>\n\u2461 Sambungkan konektor baterai ke pengisi daya dan kabel input ke steker 220 V, lalu hidupkan pengisi daya.<br \/>\n\u2462 <strong>Tahap I:<\/strong>Arus ditetapkan pada 1\/10 dari nilai kapasitas terukur, pengisian daya sekitar 10 jam, dan monomer naik ke 2,4V ketika ditransfer ke tahap kedua.<br \/>\n\u2463 <strong>Tahap II:<\/strong>Sesuaikan arus ke kapasitas pengenal 1\/20, isi daya selama 3 ~ 5 jam, sesuaikan densitas ke 1,285g\/cm\u00b3.<br \/>\n\u2464 Mengisi daya pada arus tahap kedua selama 1 jam, dan pengisian daya selesai.<br \/>\n\u2465 <strong>Terlalu mahal:<\/strong>Setelah akhir pengisian normal berhenti 1 jam, ubah menjadi setengah dari tingkat normal pengisian saat ini, ke gelembung setelah menghentikan pengisian 1 jam, ulangi 2 ~ 3 kali, sampai tegangan dan kepadatan tidak berubah.<\/div>\n<div style=\"margin-top: 30px; display: flex; flex-wrap: wrap; gap: 20px;\">\n<div style=\"flex: 1; min-width: 300px;\">\n<p><strong>(3) Perekaman dan pemantauan:<\/strong>Saat mengosongkan baterai, catat tegangan pengosongan, arus pengosongan, dll. pada awal dan akhir pengosongan. Saat mengisi daya, periksa status pengisi daya dan catat tegangan dan arus pengisian daya.<\/p>\n<p style=\"font-size: 14px; color: #666;\">Gambar 9-2 menunjukkan papan pengisi daya\/pengosongan daya. Sakelar atas memilih pengisi daya No.1 atau No.2; sakelar bawah memilih pengosongan No.1\/pengosongan No.2, pengisian daya mengambang kelompok ganda, pengosongan No.2\/pengosongan No.1. Bagian bawah dilengkapi dengan tombol uji arde 24V, indikator arde, dan sakelar catu daya 24V.<\/p>\n<\/div>\n<div style=\"flex: 1; min-width: 300px; text-align: center;\">\n<div id=\"attachment_15600\" style=\"width: 259px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" aria-describedby=\"caption-attachment-15600\" class=\"wp-image-15600\" title=\"08ccabc97004f978b1e04d0431c44be7\" src=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/08ccabc97004f978b1e04d0431c44be7.png\" alt=\"Gambar 9-2 Papan Pengisian dan Pengosongan Daya\" width=\"249\" height=\"280\" srcset=\"http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/08ccabc97004f978b1e04d0431c44be7.png 763w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/08ccabc97004f978b1e04d0431c44be7-267x300.png 267w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/08ccabc97004f978b1e04d0431c44be7-11x12.png 11w, http:\/\/www.erun-tech.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/08ccabc97004f978b1e04d0431c44be7-600x675.png 600w\" sizes=\"(max-width: 249px) 100vw, 249px\" \/><p id=\"caption-attachment-15600\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 9-2 Papan Pengisian dan Pengosongan Daya<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n<section style=\"margin-bottom: 40px;\">\n<h2 style=\"background: #1f365c; color: #fff; padding: 12px 25px; border-left: 10px solid #ef9308; border-radius: 4px; font-size: 20px;\">III. Persyaratan perawatan untuk baterai asam<\/h2>\n<div style=\"background: #fff; border: 2px solid #1f365c; padding: 25px; border-radius: 8px; margin-top: 20px;\">\n<ul style=\"list-style-type: none; padding: 0;\">\n<li style=\"margin-bottom: 15px; display: flex; align-items: flex-start;\"><span style=\"color: #ef9308; font-weight: bold; margin-right: 15px;\">Chowder:<\/span><br \/>\nPeriksa dan catat voltase, ketinggian, dan kepadatan setiap tujuh hari sekali. Ketinggian cairan harus 10 ~ 20mm di atas pelat tiang.<\/li>\n<li style=\"margin-bottom: 15px; display: flex; align-items: flex-start;\"><span style=\"color: #ef9308; font-weight: bold; margin-right: 15px;\">Bulanan:<\/span><br \/>\nBaterai yang jarang digunakan harus diperiksa setidaknya sebulan sekali dan dikosongkan dengan beban, lalu diisi ulang.<\/li>\n<li style=\"display: flex; align-items: flex-start;\"><span style=\"color: #ef9308; font-weight: bold; margin-right: 15px;\">Triwulan:<\/span><br \/>\nBersihkan permukaan secara menyeluruh setiap tiga bulan sekali, seka oksida dengan kain kering dan kemudian aplikasikan<strong>Mentega atau Vaseline<\/strong>Mencegah oksidasi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/section>\n<footer style=\"text-align: center; margin-top: 60px; padding-top: 30px; border-top: 1px solid #eee; color: #999; font-size: 13px;\">Materi Pelatihan Petugas Kelistrikan dan Elektronik Kelautan (ETO) | Buku Pegangan Manajemen Baterai | Revisi 2026<\/footer>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Manajemen harian dan pengoperasian baterai laut \u26a0\ufe0f Keselamatan pertama: alat pelindung harus dipakai saat memasuki ruang baterai I. Identifikasi keadaan baterai dan penggunaan alat terkait ...<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":15601,"comment_status":"open","ping_status":"closed","template":"","dt_portfolio_category":[891],"dt_portfolio_tags":[],"class_list":["post-15597","dt_portfolio","type-dt_portfolio","status-publish","has-post-thumbnail","hentry","dt_portfolio_category-dianzidianqiyuanshicaopinggukecheng","dt_portfolio_category-891","description-off"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio\/15597","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio"}],"about":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/dt_portfolio"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15597"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio\/15597\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15603,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio\/15597\/revisions\/15603"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15601"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15597"}],"wp:term":[{"taxonomy":"dt_portfolio_category","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio_category?post=15597"},{"taxonomy":"dt_portfolio_tags","embeddable":true,"href":"http:\/\/www.erun-tech.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/dt_portfolio_tags?post=15597"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}