Laboratorium Pelatihan Keterampilan Pelayaran berfungsi sebagai fasilitas pelatihan praktis yang penting di dalam Departemen Teknologi Maritim. Desainnya sesuai dengan persyaratan Konvensi STCW, Silabus Ujian Kompetensi Awak Kapal yang diterbitkan oleh Administrasi Keselamatan Maritim Tiongkok, serta kriteria penilaian keterampilan vokasional untuk operator peralatan dek kapal yang ditetapkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial serta Kementerian Perhubungan Republik Rakyat Tiongkok. Laboratorium ini tidak hanya mendukung pengajaran mata kuliah “Keterampilan Pelayaran” di lembaga pendidikan vokasional tingkat tinggi, tetapi juga berfungsi sebagai basis pelatihan bagi awak kapal yang mengikuti pelatihan maritim dan sertifikasi keterampilan vokasional.Fasilitas ini dilengkapi dengan berbagai perlengkapan rigging maritim, tali kelapa, tali baja, tali serat sintetis, dan berbagai alat. Fasilitas ini mendukung pelatihan praktis dalam ikatan tali, penyambungan tali, penyambungan tali tiga serat, penyambungan kabel delapan serat, penyambungan tali baja, operasi ketinggian dan di atas sisi kapal,operasi melempar tali, pemeliharaan lambung kapal, dan perakitan rigging dan blok. Melalui pelatihan praktis, fasilitas ini memungkinkan penilaian keterampilan pelaut sesuai dengan Konvensi STCW dan "Pedoman Ujian dan Penilaian Kompetensi untuk Pelaut" yang dikeluarkan oleh Administrasi Maritim.
Workshop Pelatihan Kerajinan Maritim
Alur kerja
1. Pembahasan awal
Sebelum pelaksanaan rencana proyek sekolah, perusahaan kami dapat memberikan konsultasi teknis gratis, sambil menjaga komunikasi yang efektif dan pertukaran teknis.
2. Inspeksi lokasi
Jika sekolah menunjukkan minat terhadap solusi yang kami usulkan, perusahaan kami akan melakukan survei lokasi dan pengukuran untuk proyek tersebut secara gratis, sambil memberikan dukungan teknis.
3. Rencana Darurat Awal
Setelah kunjungan ke lokasi, perusahaan kami akan menyusun proposal khusus untuk sekolah berdasarkan kebutuhannya, termasuk perkiraan anggaran dan spesifikasi teknis dasar.
4. Selesaikan rencana tersebut.
Sesuai dengan rencana darurat yang telah ditetapkan sebelumnya, jika kedua belah pihak tidak memiliki keberatan, perusahaan kami akan sepenuhnya mempertimbangkan persyaratan dan kondisi sekolah. Kami akan menyusun rencana implementasi definitif untuk skema akhir sekolah, mencakup jadwal implementasi, anggaran rinci, spesifikasi yang tepat, pengaturan pemeliharaan, dan ketentuan layanan purna jual.
5. Konstruksi Proyek
Kami akan memulai konstruksi dalam jangka waktu yang telah ditentukan sesuai dengan persyaratan kontrak, memastikan proyek diselesaikan sesuai dengan standar dan kualitas yang required, sehingga mendapatkan persetujuan akhir dari sekolah dan Administrasi Maritim.
