Pengaturan parameter utama inverter dan praktik pengoperasian panel
I. Antarmuka dan Fungsi Operasi BOP

Gambar 20-3 Antarmuka Operasi BOP
● Fungsi Tombol:(Lihat Tabel 20-1 Menu Tombol untuk rinciannya.)

Tabel 20-1 Fungsi Tombol
● Ikon Status:(Untuk detailnya, lihat Tabel 20-2 Arti Ikon Status Inverter)

Struktur menu dan pemantauan inverter
Menu tampilan dapat menampilkan parameter kunci seperti frekuensi, tegangan, arus, dll., sehingga mewujudkan pemantauan dasar inverter. Proses pengoperasian tampilan parameter inverter ditunjukkan pada Gambar 20-5.


Gambar 20-4 Struktur Menu Inverter | Gambar 20-5 Melihat Parameter Inverter
II. Pengeditan parameter
● Jenis Parameter:(Lihat Tabel 20-4 Tabel Jenis Parameter untuk rinciannya.)


Gambar 20-6 Contoh Pengeditan Nilai Parameter
Prioritas indikasi status LED
SINAMICS V20 hanya memiliki satu indikator status LED, yang dapat menampilkan warna oranye, hijau, atau merah. Jika ada lebih dari satu status untuk konverter frekuensi pada saat yang sama, indikator LED akan ditampilkan dalam urutan prioritas berikut:Klon Parameter > Mode Debug > Kejadian Kesalahan > Siap (tidak ada kesalahan). Misalnya, jika terjadi kesalahan dalam mode debug, LED berkedip hijau pada 0,5 Hz.
- (1) Pastikan semua kabel telah tersambung dengan benar dan semua tindakan pencegahan keselamatan yang relevan telah dilakukan.
- (2) Pastikan motor dan inverter dikonfigurasi sesuai dengan tegangan suplai yang benar.
- (3) Kencangkan semua sekrup ke torsi pengencangan yang ditentukan.
III. Pengaturan parameter selama latihan
(i) Mengatur frekuensi daya (50/60 Hz)
Menu pilihan 50/60 Hz hanya terlihat ketika inverter pertama kali dinyalakan atau setelah reset pabrik (P0970). Pengguna dapat memilih frekuensi melalui BOP atau keluar dari menu ini secara langsung tanpa membuat pilihan. Frekuensi juga dapat dipilih dengan mengatur P0100 Frekuensi pengenal motor dipilih dengan nilai [kW] atau [hp] (lihat Tabel 20-8 untuk rinciannya). Nilai daya ditentukan oleh pengaturan ini dan dinyatakan dalam [kW] atau [hp].


(ii) Mengatur data motor dan parameter umum
Pengguna menetapkan data pelat nama motor melalui parameter motor pada Tabel 20-9. Jika parameter P8553 Pengaturan 1, menu ini menampilkan teks, bukan nomor parameter. Lihat Tabel 20-10 untuk pengaturan parameter umum.


(iv) Komisioning yang cepat
Selain menu pengaturan, pengguna juga dapat menggunakan menu parameter untuk men-debug inverter dengan cepat (lihat Tabel 20-11 untuk rinciannya).
V. Debugging fungsi-fungsi lain
1. Pemilihan mode parkir (OFF1, OFF2, OFF3)
Perhatian:Inverter akan berada dalam kondisi dinonaktifkan ON setelah perintah OFF2/OFF3. Pada saat ini, Anda perlu memberikan perintah ON dengan perubahan sinyal dari level rendah → level tinggi untuk menghidupkan motor lagi. Urutan prioritas:0FF2 (level tertinggi) → OFF3 → OFF1。
Gunakan waktu penurunan yang ditentukan oleh P1121. Pulsa dibatalkan ketika frekuensi output turun di bawah P2167 dan waktu P2168 berakhir.

Segera batalkan pulsa inverter. Motor berhenti secara bebas karena inersia dan tidak dengan cara yang terkendali. Aktif tingkat rendah.

Gunakan waktu ramp down yang unik P1135. yang memiliki karakteristik pengereman yang sama dengan OFF1 tetapi biasanya turun lebih curam.

2. Mode penunjuk (JOG)
Tekan tombol “Run” untuk memutar pada frekuensi preset (P1058) dan lepaskan untuk berhenti. Skenario aplikasi:
(1) Periksa fungsi motor dan inverter setelah commissioning;
(2) Untuk membawa beban ke posisi tertentu;
(3) Putar motor setelah gangguan program.

Gambar 20-11 Karakteristik Operasi Penunjuk
VI. Kode Kesalahan Umum Inverter
Deskripsi Fungsi Tombol: Tekan BAIKLAH. untuk melihat daftar gangguan saat ini. Tekan dan tahan OK (>2 detik) untuk melihat status inverter pada saat gangguan terjadi. Ikon gangguan akan menghilang saat gangguan dihapus/dijawab. (Lihat Tabel 20-13 Daftar Kode Gangguan dan Tabel 20-14 Daftar Kode Alarm untuk rinciannya).






(iv) Komisioning yang cepat

















