Pemeliharaan dan Manajemen Navigator Satelit GPS
Proses perawatan terstandardisasi - Diagnostik uji mandiri sistem - Pemecahan masalah yang mendalam untuk masalah umum
I. Pemeliharaan Rutin Navigator Satelit GPS
(i) Panduan Pemeliharaan Bulanan
Ikuti lima langkah inti berikut untuk menyelesaikan pemeliharaan preventif bulanan rutin pada peralatan Anda:
- (1) Pemeriksaan kabel: Periksa sambungan kabel belakang navigator apakah kencang dan berkarat.
- (2) Pemeriksaan pengardean: Periksa kabel arde dari kekencangan dan karat.
- (3) Pemeriksaan daya: Periksa sambungan kabel daya apakah kencang dan berkarat.
- (4) Pemeriksaan fisik antena: Periksa sambungan antena apakah ada yang kencang dan rusak.
- (5) Kebersihan permukaan: Periksa keyboard dan monitor dari debu dan karat; jika ada, bersihkan dengan kain lembut yang dibasahi dengan air suling.Larangan penggunaan deterjen kimia。
(ii) Persyaratan pemeliharaan rutin
Perawatan rutin sangat penting untuk mempertahankan fungsi normal navigator dan diperlukan sebagai berikut:
(1) Kekencangan antena dan braket: Periksa pemasangan, kedap air, dan kekencangan kabel dan braket antena. Periksa pemasangan, korosi, dan kekedapan antena serta kabel setiap 3 hingga 4 bulan, dan juga periksa apakah braket navigator satelit dan sub-monitor terpasang dengan baik, serta segera tangani masalahnya jika ditemukan.
(2) Membersihkan dan membersihkan debu: Sat-nav perlu dijaga kerapiannya secara teratur, dan jika sat-nav terkena percikan air, maka harus segera dilap hingga kering, serta menjaga kebersihan di sekitar sat-nav untuk meminimalkan masuknya debu ke dalam mesin. Pembersihan dan pembersihan debu pesawat secara teratur umumnya diperlukan:KGP-912 Guardian Guide (navigator satelit tertutup)Dapat dilepas setiap 1 hingga 2 tahun;Navigator Satelit berpendingin hisapPenyedot debu harus digunakan untuk membersihkan debu dari mesin setiap 3 hingga 4 bulan.
(3) Ventilasi untuk membuang panas: Periksa celah ventilasi di bagian depan dan belakang unit. Navigator satelit tidak boleh ditutup ketika beroperasi, dan celah ventilasi harus dibiarkan di bagian depan dan belakang untuk memastikan ventilasi dan pendinginan yang baik.
(4) Manajemen baterai: Periksa baterai internal. Periksa baterai internal secara teratur sesuai dengan buku petunjuk dan ganti bila voltase lebih rendah dari yang diperlukan; jika instrumen dinyalakan dalam jangka waktu yang lama, baterai internal secara umum harus diganti setiap 1~2 tahun sekali.
(5) Pengujian mandiri yang berkelanjutan: Selesaikan uji mandiri peralatan. Jika perangkat navigasi satelit ditemukan rusak, perlu menggunakan fungsi swa-uji di mesin untuk terus menerus melakukan swa-uji sebanyak tiga kali untuk menentukan bagian yang rusak dan penyebabnya, jika tidak memungkinkan untuk diperbaiki sendiri, maka perlu melapor ke polisi tepat waktu.
(iii) Persyaratan untuk spesifikasi teknis setelah perbaikan
Navigator satelit yang telah diperbaiki harus benar-benar memenuhi persyaratan teknis berikut ini sebelum dikirim untuk digunakan:
(2) Setelah 24 jam penyalaan terus menerus, tidak ada sinyal gangguan yang ditampilkan.
(3) Dalam waktu 24 jam, instrumen navigasi satelit harus menerima dan memproses semua sinyal satelit navigasi GPS yang melewati kapal, dan akurasi posisi harus sesuai dengan spesifikasi kinerja mesin.
(4) Semua fungsi navigasi mesin harus lengkap dan benar.
(5) Tampilan data pada monitor harus jernih dan tidak terdistorsi, dengan cahaya dan kontras yang dapat disesuaikan.
(6) Pencahayaan latar belakang panel satnav harus utuh.
Tindakan Pencegahan Pengoperasian: (1) Sebelum mengoperasikan perangkat, baca petunjuk pengoperasian secara menyeluruh untuk menghindari penyalahgunaan. (2) Jangan membongkar perangkat navigasi satelit tanpa terlebih dahulu menentukan kesalahan yang tepat.
Kedua, pemecahan masalah kesalahan umum perangkat navigasi satelit GPS
Uji Mandiri adalah metode pemecahan masalah yang umum digunakan untuk satelit navigasi GPS di kapal. Dengan menggunakan prosedur uji mandiri, kesalahan modul di dalam sistem dapat dideteksi secara tepat waktu. Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mendiagnosis dan menemukan kesalahan di setiap modul perangkat.
(i) Diagnosis Perangkat Keras dan Prosedur Pengujian
1. Tes Memori
(1) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk membuka menu utama.
(2) Pilih [6 Maintenance] → [2 Self Test], seperti ditunjukkan pada Gbr. 2-3-1.
(3) Pilih [1 Memory Test]. Hasil tes ditampilkan sebagai “OK”, “NG” (No Good) atau “-”. Jika NG ditampilkan, hubungi dealer Anda Hasil pengujian Data1~Data4 diperiksa di pabrik menggunakan konektor khusus, dan biasanya ditampilkan sebagai “-”, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-3-2.
(4) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk menutup jendela uji memori.
2. Tes Keyboard
(1) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk membuka menu utama.
(2) Pilih [6 Maintenance] → [2 Self Test].
(3) Pilih [2 Keyboard Test]. Seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-3-3.
(4) Tekan setiap tombol satu per satu. Jika tombol ditekan secara normal, tombol akan berubah menjadi biru pada posisi yang sesuai pada layar.
(5) Tekan tombol “MENU/ESC” tiga kali untuk menutup jendela tes keyboard.
3. Uji LCD
(1) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk membuka menu utama.
(2) Pilih [6 Maintenance] → [2 Self Test].
(3) Pilih [3 LCD Test]. Seperti ditunjukkan pada Gambar 2-3-4.
(4) Tekan tombol “NU/CU ENT”. Setiap kali tombol ini ditekan, mode LCD diubah secara berurutan (dapat dibatalkan kapan saja dengan menekan tombol “MENU/ESC”). Seperti ditunjukkan pada Gambar 2-3-5.
(5) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk menutup jendela mode uji.
4. Tes Otomatis
Tes memori, keyboard dan LCD dilakukan secara otomatis: (1) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk membuka menu utama. (2) Pilih [6 Maintenance (Pemeliharaan)] → [2 Self Test (Uji Mandiri)]. (3) Pilih [4 Tes Otomatis]. GP-170 secara otomatis melakukan tes berikut ini secara berurutan: Tes Memori, Tes Keyboard, dan Tes Tampilan C. Catatan: Jika hasil pemeriksaan item selain [Data3] adalah “NG” atau “-”, maka tes akan berhenti. Catatan: Jika hasil pemeriksaan item selain [Data3] adalah "NG" atau "-", tes berhenti.
(ii) Tidak dapat menemukan praktik pemecahan masalah
Tidak dapat menemukan lokasi adalah kesalahan yang paling umum terjadi dalam penggunaan navigator sehari-hari. Penyebab utamanya dan langkah-langkah pemecahan masalahnya adalah sebagai berikut:
Analisis Penyebab Kegagalan:
- Antena rusak: Antena berkarat karena lembab, kemasukan air, atau sirkuit antena rusak.
- Masalah kabel: Konektor tidak aman, steker terlepas, atau kabel rusak sebagian.
- Kegagalan sirkuit: Perangkat lunak atau perangkat keras navigator tidak berfungsi.
- Penyamaran Fisik: Antena terhalang oleh bangunan tinggi, sehingga menyebabkan gangguan sinyal.
- Di luar Cakupan: Kapal berada jauh dari stasiun referensi sehingga tidak dapat melakukan penentuan posisi diferensial DGPS (tidak ada pengecualian).
Langkah-langkah Pemecahan Masalah:
- Langkah pertama: Periksa apakah konektor kabel longgar dan mati, apakah sambungan konektor antena normal, dan pulihkan jika ada ketidaknormalan.
- Langkah kedua: Periksa apakah kabel rusak, dapat diganti dengan kabel uji untuk mengakses, jika dapat dikembalikan ke posisi normal, maka ganti kabel.
- Langkah Ketiga: Jika kabel pengganti masih tidak efektif, antena uji dapat digunakan untuk mengganti akses, jika kembali normal maka ganti antena.
- Langkah Keempat: Jika masih tidak dapat dipulihkan setelah mengakses antena uji, ganti unit utama navigator.
(iii) Perlambatan posisi dan kegagalan daya
1. Alasan pemosisian yang lebih lambat: (1) Menyalakan mesin setelah lama tidak digunakan atau perubahan posisi yang besar, dalam kondisi awal yang dingin/hangat (tidak perlu perawatan). (2) Baterai lithium dalam penerbanganDaya habis atau tidak valid, daya mati tidak dapat menyimpan informasi ephemeris, dan daya hidup kembali perlu menerima kembali data. (3) Ketika tegangan baterai lithium rendah, sistem akan mengeluarkan pesan alarm baterai, perlu diganti tepat waktu.
2. Sekring catu daya putus: Biasanya disebabkan oleh arus berlebih pada peralatan, korsleting sesaat, dll.. Penyebab pastinya perlu diidentifikasi sebelum mengganti sekring, dan jika sekring putus lagi, peralatan perlu diperbaiki secara profesional.
Lembar Catatan Pemeriksaan Mandiri Bulanan Navigator Satelit GPS Kapal
Model Peralatan: FURUNO GP-170 / KGP-912 (atau lainnya)
Tanggal Inspeksi: ____ Tahun ____ Bulan ____ Tanggal Inspeksi: ____ Inspektur: ____________
| Nomor seri | Item inspeksi | Status (OK/NG) | Keterangan/tindakan pemrosesan |
|---|---|---|---|
| 1 | Semua sambungan kabel (daya, sinyal) di bagian belakang unit utama Navigator kencang dan bebas dari karat. | ||
| 2 | Sambungan kabel arde yang rapat dan bebas karat. | ||
| 3 | Konektor antena kencang, tidak rusak, dan tidak menunjukkan tanda-tanda masuknya air. | ||
| 4 | Permukaan monitor dan keyboard bersih dan bebas dari debu dan karat (seka dengan kain lembut menggunakan air suling). | ||
| 5 | Apakah hasil Tes Mandiri menunjukkan “SISTEM OK”. | ||
| 6 | Apakah status pemosisian GPS normal (misalnya HDOP 4). | ||
| 7 | Item perawatan rutin (setiap 3-4 bulan): braket antena, kekedapan kabel terhadap air, pembersihan debu di dalam unit, tegangan baterai. | N/A | (Tunjukkan tanggal pemeriksaan terakhir) |
Keterangan: Jika hasil pemeriksaan adalah “NG”, catatlah fenomena gangguan dan langkah-langkah investigasi awal yang diambil di kolom “Tindakan Perawatan” dan laporkan kepada Kapten dan Teknisi yang bertanggung jawab.













