Pengoperasian Dasar Navigator Satelit GPS dan Pengaturan Antarmuka
Praktik Operasional · Konfigurasi Parameter · Diagnosis Kerusakan
I. Pengoperasian Dasar Perangkat Navigasi Satelit GPS
(1) Menyalakan Perangkat dan Membaca Informasi
Tekan tombol “” untuk menyalakan perangkat. Layar awal akan muncul selama 30 detik, kemudian layar yang terakhir digunakan akan ditampilkan, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-2-1.
Gambar 2-2-1 Layar saat dinyalakan dan antarmuka tampilan
GP-170 tersedia dalam dua spesifikasi, yaitu dengan penerima sinyal DGPS/GLONASS dan tanpa penerima sinyal DGPS/GLONASS. Indikator status perangkat navigasi satelit GPS sesuai dengan salah satu indikator pada Tabel 2-2-1:

| Indikator Status | Arti Status |
|---|---|
| Penentuan posisi dua dimensi | Digunakan 3 satelit. |
| Penentuan Posisi 3D | Menggunakan lebih dari 4 satelit. |
| Tidak diawasi | Status stasiun penerima suar tidak dipantau. |
| Tingkat kesalahan > 10% | Tingkat kesalahan pada stasiun penerima suar melebihi 10%. |
(2) Mengubah mode tampilan
Ada lima mode tampilan:PLOTTER (alat penggambar), SAT VIEW (tampilan satelit), HIGHWAY (jalan tol), COURSE (arah pelayaran), dan DATA (data). Tekan tombol “DISPLAY” sesuai urutan berikut untuk memilih mode tampilan. Untuk membalik urutan tersebut, tekan dan tahan tombol “DISPLAY”, lalu tekan tombol “▽” atau “▲” untuk memilih mode tampilan.
(1) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk membuka menu utama.
(2) Pilih [1 Tampilan], lalu pilih [9 Pilihan Tampilan].
(3) Pilih [3 HIGHWAY], [4 COURSE], atau [5 DATA].
(4) Pilih [1 Aktif] atau [2 Nonaktif]. Saat menekan tombol “DISPLAY”, mode tampilan yang disetel ke “Nonaktif” akan dilewati.
(5) Tekan tombol “MENU/ESC” untuk menutup menu utama. Data disusun berdasarkan jenis datanya.
Mode tampilan yang dipilih ditampilkan di sudut kiri atas layar, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2-2-2. Gambar 2-2-3 dan Gambar 2-2-4 masing-masing menunjukkan mode tampilan plotter dan mode tampilan data.

Catatan: Warna data lokasi kapal bergantung pada status penentuan posisinya.
● Warna hitam: Penentuan posisi melalui GPS dan/atau GLONASS.
● Merah: Tidak ada sinyal GPS dan/atau GLONASS.
Catatan: Pilih “Mode Tampilan Data” di menu utama 8 “Pengaturan Sistem”, lalu pilih 4 “Definisi Pengguna”, sehingga Anda dapat memilih sendiri tampilan data yang ditampilkan dalam daftar informasi.
(3) Pengaturan awal perangkat navigasi satelit GPS di kapal
1. Pengaktifan sistem dan diagnosis perangkat keras: Tekan tombol “POWER” untuk menyalakan perangkat, dan sistem akan menjalankan pemeriksaan otomatis berikut secara berurutan:
(2) Pengujian memori: Memverifikasi fungsi baca-tulis Flash ROM (memori program) dan SRAM (memori acak statis).
(3) Pemeriksaan modul catu daya: Memastikan tegangan baterai cadangan internal dan stabilitas pasokan daya.
(4) Pemeriksaan mandiri port jaringan: Memeriksa koneksi fisik dan status jabat tangan protokol pada [2 alamat IP/port] serta antarmuka komunikasi lainnya (seperti NMEA 2000, IEC 61162-450).
2. Konfirmasi hasil pemeriksaan mandiri:
(1) Pastikan layar menampilkan pesan “SYSTEM OK (Sistem Normal)”.
(2) Jika perangkat dilengkapi dengan modul sensor eksternal (seperti penerima AIS atau stasiun cuaca), akan muncul pesan “EXTERNAL SENSOR CONNECTED (Sensor eksternal telah terhubung)”.
3. Jalur verifikasi status secara terperinci: MENU > STATUS SISTEM > DIAGNOSTIK PERANGKAT KERAS. Pastikan item-item berikut ditandai sebagai “OK”: memori program, SRAM, baterai cadangan, modul penerima satelit, port jaringan, antarmuka sensor eksternal.
II. Pengaturan Antarmuka Perangkat Navigasi Satelit GPS
Selain memiliki fungsi dasar untuk menampilkan posisi, GP-170 juga mampu mengirimkan berbagai jenis data ke perangkat eksternal. Sebelum mengirimkan data ke perangkat eksternal, operator harus terlebih dahulu menentukan jenis data yang dibutuhkan oleh perangkat eksternal tersebut. Saat mengirimkan data, hanya data yang diperlukan yang boleh dikirimkan. Semua data dilengkapi dengan awalan kode dua karakter, yang disebut“Pengirim Pesan (Talker)”. GP-170 dapat menggunakan “GP (GPS Transmisi)”, serta mendukung “LC (Roland)” atau “DE (Taiwan Card)”. Karena sistem “GP Transmisi” relatif baru, perangkat model lama mungkin tidak dapat mengenalinya.
(1) Atur keluaran 1, 2, 3, atau 4
(2) Pilih [7 I/O] → pilih [1 Output Data1].
(3) Pilih [1 Mode] → pilih [1 IEC/NMEA] (keluaran teks) atau [2 RTCM] (keluaran biner).
(4) Pilih [2 Format] → pilih [1 IEC 61162-1 Ed.4/5], [2 IEC 61162-1 Ed.3], [NMEA V2.0], atau [NMEA V1.5].
(5) Pilih [3 Talker] → pilih [1 Auto]* (pilih opsi ini untuk kapal SOLAS), [2 GP], atau [4 GN].
(6) Pilih [4 BPS] → pilih [4800 bps], [9600 bps], atau [38400 bps].
(7) Pilih [5 Sentence] → Gunakan papan kursor untuk memilih kalimat, lalu tekan tombol “NU/CU ENT”.
(8) Pilih interval TX: [—] (Nonaktif), [0,1 s]*, [0,2 s]*, [1 s], [2 s], [3 s], [4 s], [5 s], [6 s], [10 s], [15 s], [20 s], [30 s], [60 s] dan [90 s].
*: Pada langkah (11), saat memilih [38400 bps], hal ini hanya berlaku untuk GGA**, GLL, GNS, RMC, dan VTG. (**: Hanya berlaku untuk mode GPS)
(9) Perhatian: Saat mengatur interval TX, pastikan tingkat beban tetap di bawah 100%. Jika laju melebihi 100%, interval TX selain untuk perintah ZDA tidak dapat dijamin.
Penjelasan kalimat:
ZDA: Tanggal UTC, waktu, waktu lokal, zona waktu; GGA: Data penentuan posisi global GPS (waktu, koordinat lintang dan bujur, kualitas, jumlah satelit, nilai DOP, dll.); GLL: Koordinat bumi; VTG: Informasi kecepatan relatif terhadap permukaan (SOG/COG); RMC: Merekomendasikan format data GPS yang paling ringkas; AAM: Peringatan kedatangan titik rute penerbangan.
(2) Mengkonfigurasi Ethernet
Path: MENU > [7 I/O] > [5 Ethernet].
(2) Pilih [2 IP ADR/Port] → Masukkan alamat IP dan nomor port (rentang: 49152 hingga 65535).
(3) Pengaturan konfigurasi ganda: Atur alamat IP menjadi “239.192.000.004”, pengaturan port ditetapkan ke “60004”。
(4) Pilih [3 MP] → pilih [1 Aktif] atau [2 Nonaktif].
(5) Jika diaktifkan, masukkan alamat IP dan nomor port yang sesuai masing-masing pada [4 MP IP ADR/Port] dan [5 ND IP ADR/Port].
(3) Memilih Sumber Data (Data Source Select)
Path: MENU > [7 I/O] > [6 Pemilihan Sumber Data].
(2) Jika memilih [5 Ethernet], Anda harus memasukkan alamat Ethernet SFI (ID Fungsi Sistem): Kode identifikasi yang terdiri dari dua huruf dan empat angka.
(3) Pengaturan prioritas: Pilih [7 Data Priority], lalu masukkan urutan berdasarkan nomor data. Contoh: Masukkan “1, 2, 4” untuk menunjukkan urutan prioritas Data1, Data2, Data4.
(4) Dengan cara yang sama, atur [2 STW] (kecepatan arus), [3 SST] (suhu permukaan laut), dan [4 DPT] (kedalaman air).
Skema Pengkabelan dan Alur Data Antarmuka GP-170 NMEA 0183
(Sesuai dengan Bab 2 artikel ini: Praktik Pengaturan Antarmuka)
(Pemilihan Sumber Data)
- Kompas Elektronik (HDG)
- Pengukur Jarak (STW)
- Alat Pengukur Kedalaman (DPT)
(Pemrosesan data dan konversi protokol)
● Penyaringan frekuensi (Interval TX)
● Pemeriksaan keseimbangan beban
(IEC 61162-1 / NMEA 0183)
| Hasil 1: | Radar (VBT/GLL) |
| Hasil 2: | AIS (GGA/RMC) |
| Ethernet: | VDR/ECDIS (UDP 60004) |
Definisi Konfigurasi Pin (Pin Configuration)
| Nama Sinyal | Warna kabel yang umum | Deskripsi Fitur | Catatan |
|---|---|---|---|
| TD-A / TD-B | Putih / Biru | Mengirim Data (Transmit) | Terminal RD untuk radar/AIS |
| RD-A / RD-B | Kuning / Hijau | Menerima data (Receive) | Menghubungkan keluaran kompas listrik/odometer |
| FG / Perisai | Jaring anyaman | Kabel ground pelindung | Pengardean satu ujung, perlindungan terhadap gangguan elektromagnetik |
💡 Petunjuk pengujian di lapangan ETO:
Apabila perangkat eksternal (seperti radar) tidak dapat menampilkan koordinat GPS, harap pastikan:
1. Pengaturan Talker: Apakah GP-170 disetel ke “GP” atau “Auto”? Radar model lama mungkin hanya mendukung “GP”.
2. Polaritas terbalik: NMEA 0183 adalah sinyal diferensial; jika TD-A/B terpasang terbalik, aliran data tidak akan dapat dikenali.
3. Penyesuaian kecepatan transmisi: Pastikan pengaturan BPS (4800/9600) pada Output sama persis dengan pengaturan perangkat penerima.













