Proses terminasi kabel dan spesifikasi crimping
I. Pemotongan Kabel
Sebelum memotong kabel, pilihlah alat pemotong yang sesuai berdasarkan spesifikasi dan bahan kabel, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 17-7, untuk memastikan hasil pemotongan yang baik dan keselamatan.

Gambar 17-7: Tampilan alat pemotong dan pengupas kabel industri yang umum digunakan
Saat memotong kabel, perhatikan dua hal berikut ini:
Saat memotong kabel, gunakanlah alat pelindung diri yang sesuai, seperti sarung tangan dan kacamata pelindung, untuk mencegah cedera akibat serpihan yang beterbangan.
Tentukan panjang pemotongan kabel sesuai kebutuhan, lalu lakukan pengoperasian dengan benar sesuai petunjuk penggunaan alat, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 17-8. Berhati-hatilah agar tidak terjadi kerusakan alat atau cedera pada pengguna akibat pengoperasian yang tidak tepat.
Gambar 17-8 Pemotongan kabel
Singkatnya, pemilihan dan cara penggunaan alat pemotong kabel harus disesuaikan dengan kondisi sebenarnya, untuk memastikan proses pemotongan berjalan aman dan ujung potongan rata.
II. Proses Pengolahan Ujung Kabel
Proses penyambungan ujung kabel dengan cara penekanan terutama mencakup beberapa langkah penting berikut ini:
⚠️ 4. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
- (1) Selama proses penyambungan dengan tekanan, prosedur keselamatan kerja harus dipatuhi dengan ketat untuk memastikan keselamatan diri dan peralatan.
- (2) Sangat penting untuk memilih alat dan cetakan penyambungan yang tepat; kabel, konektor, dan ujung kabel harus saling cocok, karena hal tersebut secara langsung memengaruhi kualitas dan hasil penyambungan.
- (3) Sebelum melakukan penyambungan dengan cara menekan, kabel dan ujung kabel (atau terminal penghubung) harus diperiksa dan disiapkan dengan cermat untuk memastikan tidak ada cacat atau kerusakan.
- (4) Setelah proses penyambungan selesai, harus dilakukan pengujian dan pemeriksaan yang diperlukan untuk memastikan kualitas dan keandalan sambungan tersebut.

















