Pengetahuan dan pengoperasian switchboard dan panel distribusi
Dengan mengacu pada diagram satu-garis sistem perangkat lunak simulator pembangkit listrik (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-1), tunjukkan peralatan penting seperti generator utama, sakelar utama, dan busbar, serta temukan perangkat keras simulator yang sesuai untuk masing-masing peralatan tersebut.

Di dalam perangkat lunak simulator pembangkit listrik, buka antarmuka generator utama dan kotak kontrol di samping mesin (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-2), amati berbagai sistem mesin diesel bantu, dan pahami kondisi kerja mesin diesel melalui instrumen pada panel di samping mesin. Bandingkan dengan kotak kontrol di samping generator pada bagian perangkat keras simulator pembangkit listrik (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-3) untuk memperdalam pemahaman.


Di depan panel distribusi utama pada bagian perangkat keras simulator pembangkit listrik (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-4), perhatikan masing-masing komponen panel distribusi utama: panel kontrol generator, panel sinkronisasi, dan panel beban.

Mengenai panel kontrol generator pada bagian perangkat keras simulator pembangkit listrik (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-5), fokusnya adalah memahami lampu indikator “GEN. RUNNING”, lampu indikator “READY FOR START”, tombol start, tombol stop, tombol penutup sirkuit dengan lampu indikator, tombol pembuka sirkuit dengan lampu indikator, voltmeter, amperemeter, dan frekuensi meter.

Untuk panel sinkronisasi pada bagian perangkat keras simulator pembangkit listrik (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-6), hal yang perlu diperhatikan adalah memahami indikator sinkronisasi serta sakelar pengalih, sakelar pengatur mode, tombol penutupan, tombol pembukaan, dan sakelar pengatur kecepatan.

Untuk panel beban pada bagian perangkat keras simulator pembangkit listrik, hal yang penting adalah memahami posisi sakelar distribusi beban dari berbagai jenis beban.
II. Pengoperasian Panel Distribusi dan Papan Distribusi
(1) Pengoperasian dan Pengoperasian Sistem Pasokan Listrik
1. Pemeriksaan sebelum menutup sakelar
Pastikan generator telah beroperasi dengan stabil, serta tegangan dan frekuensinya normal. Periksa status pemutus arus pada panel distribusi (terbuka/tertutup) serta apakah lampu indikator berfungsi dengan normal.
2. Operasi Penutupan Sakelar
Matikan sakelar utama secara manual atau dengan remote control, lalu periksa apakah nilai pada voltmeter dan amperemeter berada dalam kisaran nominal.
Langkah penting: Segera periksa kondisi isolasi jaringan listrik setelah sakelar ditutup, untuk memastikan tidak terjadi kebocoran arus sesaat.
(2) Memeriksa kondisi isolasi jaringan listrik setelah pembagian dan peralihan beban
1. Pemindahan beban
Sesuaikan daya keluaran masing-masing generator melalui pembagi beban untuk memastikan distribusi yang merata (selisih tidak melebihi 10%). Saat mengalihkan beban penting, terapkan prinsip “putus dulu, sambung kemudian” untuk menghindari korsleting paralel.
2. Pemantauan kondisi isolasi setelah pergantian beban
Dalam waktu 5 menit setelah peralihan beban selesai, perhatikan pengukur isolasi jaringan listrik; resistansi isolasi tidak boleh kurang dari 1 MΩ.
III. Perluasan Pengetahuan
Di dalam perangkat lunak simulator pembangkit listrik, buka antarmuka generator darurat dan kotak kontrolnya (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-7), lalu amati berbagai sistem pada generator darurat tersebut, dengan fokus pada subsistem pengaktifan. Bandingkan antara perangkat keras dan perangkat lunak untuk memahami panel kontrol di samping generator darurat, panel kontrol generator darurat (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-8), dan panel distribusi listrik.


Periksa perangkat keras dan perangkat lunak, serta kenali baterai dan papan pengisian-pengosongan, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-9.

Periksa perangkat keras dan perangkat lunak, serta kenali kotak listrik darat dan sakelar utama listrik darat, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-10.

Di dalam kokpit simulasi otomatis, amati dan kenali benda-benda asli dari bagian-bagian di atas.
IV. Pengetahuan Terkait
1. Komponen Sistem Tenaga Listrik Kapal
Sistem kelistrikan kapal terdiri dari empat bagian, yaitu sumber daya listrik, perangkat distribusi listrik, jaringan listrik, dan beban.
2. Jenis-jenis sumber daya listrik kapal
Sumber daya listrik kapal meliputi unit generator utama, generator darurat, dan aki; di pelabuhan, kapal juga dapat terhubung ke listrik darat melalui kotak sambungan listrik darat.
3. Jenis-jenis sistem distribusi listrik pada kapal
Sistem distribusi listrik kapal terdiri dari panel distribusi utama, panel distribusi darurat, panel pengisian dan pengosongan, serta kotak listrik darat, yang masing-masing sesuai dengan sumber daya listrik kapal. Di bawah panel distribusi utama terdapat kotak distribusi tenaga dan kotak distribusi penerangan, yang berfungsi untuk mendistribusikan listrik ke beban tenaga dan beban penerangan.
4. Susunan dan Fungsi Panel Distribusi Utama
Papan distribusi utama terdiri dari panel kontrol generator, panel sinkronisasi, panel beban, dan busbar. Papan distribusi utama merupakan pusat pengoperasian sistem kelistrikan kapal. Fungsi utamanya adalah:
- (1) Selama operasi normal, secara manual atau otomatis menghubungkan atau memutus aliran listrik ke jaringan distribusi yang menghubungkan peralatan listrik, untuk menyalurkan atau menghentikan pasokan listrik ke jaringan listrik.
- (2) Mengukur dan memantau berbagai parameter listrik pada sistem tenaga listrik (tegangan, frekuensi, arus, daya, faktor daya, resistansi isolasi, dan sebagainya).
- (3) Menyesuaikan nilai-nilai parameter listrik pada sistem tenaga listrik (seperti tegangan dan frekuensi).
- (4) Apabila terjadi gangguan pada sistem tenaga listrik atau sistem tersebut tidak dapat beroperasi secara normal, rangkaian pelindung akan secara otomatis memutus sirkuit yang mengalami gangguan atau mengeluarkan sinyal peringatan.
- (5) Menampilkan sinyal mengenai status sirkuit, status sakelar, serta penyimpangan dari kondisi operasi normal.
- (6) Untuk peralatan listrik yang mengalami gangguan dan sedang menunggu perbaikan atau sedang dalam proses perbaikan, saat memutus aliran listrik pada panel distribusi utama, wajib dipasang papan peringatan pada sakelar yang bersangkutan untuk mencegah terjadinya kecelakaan tersengat listrik atau kerusakan peralatan.
- (7) Alat ukur sinkron dan megohmmeter pada panel distribusi dirancang untuk pengoperasian jangka pendek; setelah penyambungan atau pengukuran selesai, sakelar pengalih harus dikembalikan ke posisi nol.
- (8) Amati kondisi isolasi jaringan listrik kapal yang ditunjukkan oleh megohmmeter atau lampu indikator arus bocor pada panel distribusi. Jika kinerja isolasi buruk, segera lakukan pemeriksaan dan perbaiki.













